Oleh Ustadz Fauzan Sugiyono Lc, MAg
MUALLIF :
BULUGHUL MAROM DITULIS IBNU HAJAR AL ASQOLANI (773 H DI KAIRO-852 H DI AQOLAN PALESTINAL
Hafal quran 9 tahun. Hafal sunan ibnu Majah, sohih muslim, sohih bukhori, dan kitab hadist lain dalam rata rata 4-10 duduk dalam majelis.
Guru ibnu hajar : Al Iroqi, sirojuddin albalqiini, dll. Diamanahi sebagai waliyul qodhoo (hakim utama) di mesir. Karangangnnya ada kira kira 28 kitab.
Imam an son'ani pengarang subulus salam : muhammad bin ismail bin solah bin muhammad alhasani alkahlafi anson'aani. Lahir di yaman 1099 H. Rihlah ke mekkah untuk belajar hadist. Karanganya ada 15. Wafat 1182H.
Hadist 1 Bulughul Maroom
Bab Tentang Air
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْقَاسِمِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ قَالَ حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ابْنِ مِقْسَمٍ عَنْ جَابِرٍ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ مَاءِ الْبَحْرِ فَقَالَ هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ الْحِلُّ مَيْتَتُهُ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hambal berkata, telah menceritakan kepada kami Abul Qasim bin Abu Zanad ia berkata; telah menceritakan kepadaku Ishaq bin Hazim dari Ubaidullah bin Miqsam dari Jabir berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang air laut, maka beliau menjawab:
"Laut itu suci airnya dan halal bangkainya."
Ibnu Majah 382. Dan diriwayatkan oleh 4 (ibnu majah, abu daud, nasai, darimi)
Syarah :
Asbabul wurud : ada sahabat lgi bepergian dan air yg dibawanya habis. Ia akhirnya bertanya pada rosul tentang ia berwudhu dengan air laut. Lalu nabi mengatakan hadist diatas.
Bangkai yg boleh dimakan di laut : semua bangkai di laut, dan bukan hewan di dua alam.
1. Bagaimana jika ikan or binatang racun dari laut?
Kembali ke kaidah awal
Surat Al-Baqarah (2) Ayat 168
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَـٰلًۭا طَيِّبًۭا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَـٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّۭ مُّبِينٌ
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Kaidah fiqih, 'Laa dhororo walaa dhirooro'
Semua yg membahayakan maqosid syariah maka jadi haram.
2. Bagaimana tentang ekstrak dari yg haram?
Ada proses dalam fiqih yg bernama istihalah. Kecuali babi, ada proses istihalah.
Kasus terkini pemakaian gelatin babi pada vaksin meningitis. MUI pun memiliki 2 pendapat, haram atau boleh jika darurat.
Kasus istihalah pada fiqih klasik seputaran tentang penyamakan kulit.

0 komentar:
Posting Komentar