Pasa masa sebelum datangnya islam bangsa arab adalah bangsa yang masih tercereai berai, paham kesukuan yang amat kuat dan fanatik sehingga pada masa itu bangsa arab hanya menjadi bangsa kelas dua dibanding peradaban peradaban yang ada waktu itu, Romawi, Persia dan India.
Akan tetapi mereka sangat disegani oleh bangsa bangsa lain karena keahlian mereka yang handal dalam berdagang, sedangkan orang2 yang tidak punya apa apa, fakir, mereka bekerja sebagai penggembala domba dan unta.
Memang pada saat islam belum menyinari jazirah arab, mereka terkukung dalam kehidupan jahiliyah, yaitu kehidupan yang dimana mereka tidak mempunyai petunjuk untuk mengenal Robb nya.
Meskipun mereka hidup dalam jaman jahiliyah, bangsa arab teryata mempunyai sifat sifat mulia yang tidak dimiliki peradaban bangsa lqin.
Ada sekitar point moral orang orang Arab yang mulia pada masa Jahiliyah . Tak dipungkiri bangsa arab jahiliyah menunjukan moral yang sangat baik, namun disisi lain mereka melakukan perbuatan itu dengan cara yang buruk. Hal mereka lakukan karena ketidakrahuan mereka.
Diantara moral atau sifat baik bangsa arab yang terpuji pada masa itu adalah:
1. Mereka Terkenal Sangat Murah hati, sehingga sudah biasa bangsa arab berlomba lomba untuk menjadi orang paling pemurah. Masa itu sebutan al kaarom adalah sebutan yang membanggakan bagi setiap orang.
Akan tetapi sisi buruknya adalah mereka perbuatan baik semisal memberi makan orang miskin, berbagi makanan itu dilakukan mereka dari hasil berjudi.
Ada juga kebiasaan buruk mereka minum khamar agar bisa bermurah hati, merka menganggap dengan bermabuk akan menjadikan mereka hitung hitung saat berbagi kepada kerabat, anak ataupun istri mereka. mereka menempuh jalannya salah.
2. Selalu Memenuhi janji
Ada sedikitnya tiga yang menggambarkan betapa mereka bangsa yang sangat amanah terhadap janji.
Diantaranya adalah kisahHaniq bin masud as syaibani. Saat ditiipi harta oleh kerabatnya lalu ada seorang raja yang memcoba mengambilnya, tapi tetap dia pertahankan karena dia sudah berjanji menjaga harta titipan tetap ditepati walaupun diiancam hukuman berat oleh raja.
Lalu kisah, Samaul seseorang yang dititipi baju besi oleh ummul qeis.. ada raja meminta diberikan bajunya, tapi tidak diberikan karena sudah berjanji menjaga barang titipan., higga akhirnya ia dibunuh karena keteguhan nya memegang janji.
Dan kisah Anak laki laki harist dibunuh muhalal. Hingga terjadi peperangan, muhalal tertawan, tidak ada yang tahu kalau itu muhalal.
Bertanyalah harist kepada tawanannya,
"Tunjukan pada ku muhalal, maka saya akan bebaskan kamu".
Tawanan yang tak lain adalah muhalal balik bertanya, "Apakah benar jika aku tunjukan muhalal kamu akan membebaskanku?"
"Ya benar" , jawab Al Harist
Lalu Muhalal mengaku dirinya adalah orang yang dicari, akhirnya muhalal pun bebas tanpa bersyarat.
Demikian dari tiga kisah tadi diceritakan bagaimana teguhnya bangsa arab memegang janji mereka.
3. Menjaga Harga Diri.
Bangsa Arab terkenal sebagai bangsa yang sangat menjaga harga diri dan kehormatan dirinya, keluarga dan kaum kerabat. Mereka tidak sungkan mengorbankan bahkan nyawa untuk mempertahankan kehormatan mereka, dalam sejarah masa jahiliyah, tercatat beberapa kali terjadi pertempuran karena hal satu ini.
4. Tekad yang pantang surut.
Kesungguhqn mereka bedagang lintas bangsa menjadikan mereka bangsa yang ulet dalqm dunia bisnis masa itu. Kafilah kafilah dagang bangsa arab merajai hingga syam.
5. Meredam kemarahan dan sangat pemberani
6. Gaya hidup lugu, gaya hidup ini yang menyebabkan menempa mereka menjadi orang orang yang berkarakter baik, amanah dan tidak neko neko.
Sifat2 terpuji itulah sepertinya yang menyebabkan Rasulullah dikirim ke Jazirah Arab. Seolah Allah Ta'alla memang menyiapkan sebuah bangsa untuk menemani dakwah dan menjaga risalah kenabian.
Lalu bagaimana dengan kita yang hidup lebih dari 15 abad masa Arab Jahiliyah?
Berapa banyak pejabat di Negeri ini yang murah meriah mengobral janji saat Pemilu lalu dengan Gampang juga mereka mengingkari saat mereka terpilih.
Sekian semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabaarokatuh.
abu khaula.
....
0 komentar:
Posting Komentar