WHAT'S NEW?
Loading...

BELAJAR SELAMA 33 TAHUN, HANYA MENDAPAT 8 HAL



Abu Ali Syaqiq Al-Balkhi (194H) berkata kepada muridnya yang bernama Hatim Al Asham, ia adalah sahabat dari Ibrahim bin Adham.

“Sudah tiga puluh tiga tahun engkau menjadi muridku, apa yang kau dapat dariku”. Ujar Al Balkhi. Lalu Hatim menjawab,” Aku mendapat 8 pelajaran.

Lalu Al Balkhi menyahut,” Innalilah wa inna ilaihi rajiun, usiaku sudah menua bersamamu, dan kau tak belajar apapun selain 8 pelajaran saja?”

Hatim pun menjawab,” Guru, aku tak mau berdusta, dan memang aku hanya belajar delapan hal itu”.

“Apa saja delapan hal itu” Ujar Al Balkhi. Lalu Hatim Al Asham menjelaskan:

1. Aku perhatikan manusia, setiap mereka mencintai hal yang disukainya hingga mati. Namun ketika sampai diliang kubur, semua berpisah dengan yang dicintainya, hanya amal baik yang bersamanya, aku jadikan kebaikan sebagai kekasihku, hingga ia masuk ke liang kubur bersamaku.

2. Aku perhatikan firman Allah:

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى (40) فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى (41)

“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).(QS. An Naziat:40-41)

Lalu aku bersungguh-sungguh menaklukkan hawa nafsuku, hingga aku bisa istiqamah dalam taat.

3. Saat kuperhatikan manusia, mereka begitu perhatian dalam menjaga barang berharganya sungguh-sungguh. Padahal Allah berfirman, semua yang ada disisi Allah, lebih kekal terjaga.

مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ بَاقٍ

“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal” (QS. An Nahl:96)

4. Banyak orang tergila-gila pada harta, tahta , keturunan dan berbangga dengan banyakya, padahal yang paling mulia disisi Allah adalah orang bertakwa.

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu (QS. Al Hujurat:13)

5. Aku melihat manusia saling merendahkan, memfitnah, hasad dan melaknat diantara mereka. Lalu aku tinggalkan hasad dan aku percaya atas apa yang telah dibagikan Allah dalam firmannya:

نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا

Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. (QS. Az Zuhkruf:32)

6. Aku lihat manusia saling bermusuhan, saling berbunuhan satu dan lainnya, karena mereka dipengaruhi sifat setan. Lalu aku perhatikan firman Allah:

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ

“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala” (QS. Fathir:6)

7. Aku lihat manusia tamak terhadap harta, saling berebut tak peduli menghalalkan segala cara, padahal Allah sudah bagi setiap makhluk rezekinya masing masing, lalu aku sibukkan diri dengan Allah dan tinggalkan apa yang bukan milikku.

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)". (QS. Hud:6)

8. Aku lihat banyak manusia tergantung pada makhluk, ada yang bergantung pada perdagangan, sehatnya badan atau keahlian, banyak yang tak cukup denganya, padahal Allah sudah berfirman:

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya (QS. At Talaq:3)

Lalu Al Balkhi berkata,”Ya Hatim, Semoga Allah menjagamu, aku melihat kandungan kitab-kitab yang Allah turunkan tak lepas dari 8 pelajaran diatas”. (IHYA ULUMUDDIN, 1/96-97)

25 Juli 2019

Abu Nawa, Lc

0 komentar:

Posting Komentar