WHAT'S NEW?
Loading...

CERMIN UMAT SAAT INI


(Eka Rahmat Hidayat)
@ekamology, @ngopi.hijrah
___

Yang kita khawatirkan saat ini : orang menuntut ilmu agama hanya untuk berujung menunjuk saya benar, situ yang salah

Yang kita khawatirkan saat ini : orang ikut majlis ilmu hanya untuk memastikan, 'saya sudah ngaji bertahun tahun' lalu menilai orang dengan, 'antum ngajinya sama siapa?', 'udah berapa tahun?' manhajnya apa?, 'ustadnya siapa?'

Yang kita khawatirkan saat ini : orang ikut kajian dimana mana hanya untuk menutup diri bahwa pintu hidayah hanya didapat bagi orang orang yg mencarinya sama seperti yg ia lakukan

Yg kita khawatirkan saat ini : orang latah menilai dan membuat fatwa akan seseorang, kelompok, golongan, organisasi, tanpa mengikuti contoh salafus solih yg datang langsung pada empunya, menjadi murid, memahami konteks, dan langsung bertabayyun pada yg dianggap salah, baru menyimpulkan. Bukan sekedar kata dan ikut ustadnya.

Yang kita khawatirkan saat ini : orang yg jempol dan lidahnya lebih cepat bereaksi dibanding akal, ilmu dan amalnya. Sehingga agama hanya jadi santapan gorengan bahan debat tak berbasis ilmu, dan adu kuat beckingan ustad per ustad.

Yg kita khawatirkan saat ini : gengsi ilmu, gengsi kelompok, gengsi senioritas, gengsi merasa bagian dari sesuatu, membuat kita tidak adil dalam menilai, menakar, dan memberikan hak saudara seiman yg masih solat bersama dengan kita.

Yg kita khawatirkan saat ini : para penuntut ilmu terjebak dengan saling hujat dan sengketa, para jahil saling share benar salah di sosial media, para musuh islam terkikik tertawa lihat fenomena, para faqir tetap lapar tak terurus karna umat sudah sibuk hancur tergerus, para hedonis tetep asyik gila tak terjamah dakwah dan lanjut di jalan nista, para da'i sibuk sana sini nebelin jamaah dan lupa esensi.

Agama tanpa ketulusan berjuang, akan lumpuh

Agama tanpa kekuatan beramal, akan musnah

Agama, tanpa ilmu dan keikhlasan para dai akan jatuh dalam lubang syubhat

Agama, dijalani tanpa akal dan hati akan terjebak dalam lubang syahwat

Agama, tanpa dibersamai para penuntut ilmu yg saling menjaga ukhuwah, akan koyak

Agama, tanpa dibersamai cinta dalam dakwah, akan kering dan layu

Kami rindu mereka yg bersama-sama memperjuangkan syurga. Kalaupun banyak kurang sana sini, siapa sih kita yg juga jauh dari kema'shuman?

Ayok lebih baik lagi.
Semoga kita disayang Alloh.
Alloh dulu, Alloh lagi, Alloh terus.

Stop Point Hari Ini:

 فَقَالَ الشَّعْبِيُّ وَلَقَدْ رَهِبْتُ أَنْ يَكُونَ يَطْلُبُهُ الْيَوْمَ مَنْ لَيْسَتْ فِيهِ وَاحِدَةٌ مِنْهُمَا لَا عَقْلٌ وَلَا نُسُكٌ

'Sungguh aku betul-betul takut kalau hari ini ilmu agama dicari oleh seseorang yang dalam dirinya tidak terkumpul satu pun sifat diatas: tidak berakal dan tidak pula memiliki jiwa pengorbanan untuk ibadah'

(Perkataan Imam Assya'bi, no. 383 dalam kitab sunan addarimi versi darul mughni, riyadh)

_______
Hijrahmu ditunggu, baikmu dirindu
Newbie dalam Islam, pingin berubah lebih baik?
Visit:
Instagram : @ngopi.hijrah
Youtube Channel:
bit.ly/kejernihan
bit.ly/ngopi-hijrah

0 komentar:

Posting Komentar