Sudah beberapa orang bertanya kepada saya tentang polemik Ad-Dukhan, (asap tebal) yg mengawali kiamat kubra kapan terjadi. Mereka berdalih dg pendapat ustaz ustaz yg spesialis ttg akhir zaman dan kiamat. Setidaknya ada dua ustaz terkenal yg mereka sebut, terkenal di yutub dan kajiannya juga padat merayap, seperti macetnya Jalan Margonda Depok setiap week end.
Katanya yg satu berdalil dg hadits, yang satu lagi katanya melemahkan hadits tersebut lengkap dg takhrijnya dari kitab kitab klasik.
Satu sisi, saya senang dengar tausiyah ustaz ustaz spesialis akhir zaman itu. Detail dan seperti "memastikan". Padahal ilmu pasti ttg Kiamat kapan nya hanya Allah yg Maha Tahu.
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي
لا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ
"Mereka bertanya ttg Kiamat, kapan terjadinya, katakanlah pengetahuan nya hanya disisi Rabb-ku, tak ada yg dapat menjelaskan melainkan Dia ( Allah) ( QS. Al Araf: 187)
Maka jika ada yg menjelaskan kepastiannya berdasarkan hadits hadits yg masih diperselisihkan kadang membuat masyarakat tdk nyaman, sayang ya.
Jawaban saya:
1. Jika anda memang setuju dg pendapat kiamat jatuh pada bulan Ramadhan 1441H, ya siap siap saja, tunggu kedatangannya, dan tobat sebenarnya, jangan lupa hutang dan cicilan lunasin dulu hehe.
2. Jika memang tdk setuju, serahkan saja semua kepada Allah yang mengatur urusan dunia dan akherat.
3. Banyakin ibadah aja, beramal jariah, tinggalkan dosa dan maksiat, daripada mikirin kiamat siang malam akhirnya putus asa. Kan putus asa dosa bro. Optimis itu manis.
-----
Jumat, 8 Nov 2019
Abu Nawa, Lc

0 komentar:
Posting Komentar