WHAT'S NEW?
Loading...

TAFSIR SURAT AL FATIHAH (BAG. 6)


Selasa: Al Quran dan Tafsir

๐ŸŒบ๐ŸƒTAFSIR SURAT AL FATIHAH (BAG. 6)๐Ÿƒ๐ŸŒบ

๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ

ุงู‡ْุฏِู†َุง ุงู„ุตِّุฑَุงุทَ ุงู„ْู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…َ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus” ( QS. Al Fatihah:6)

Setelah seorang hamba beribadah dan meminta pertolongan hanya kepada Allah, ia melanjutkan permohonan hidayah agar hidup diberikan arah, kemudahan, petunjuk, keberkahan dunia dan akherat.

Tinjauan Bahasa

ุงِู‡ْุฏِู†ุง  : Merupakan kata kerja perintah, maknanya ุงَุฑْุดِุฏْู†َุง   : tunjukilah kami, sebagian pendapat mengatakan maknanya adalah doa memohon petunjuk dan keteguhan kepada Allah. ( Al Lubab Fi ulumil Kitab, 1/203)

ุงู„ุตِّุฑَุงุทَ ุงู„ْู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…َ  :  Jalan yang lurus, manhaj yang jelas ( Majazul Qur’an, 1/24), sedangkan Ibnu Abbas menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan Shiratal Mustaqim adalah agama Islam. ( Tafsir Al Baghawi, 1/76)

 Ayat ini mengandung makna doa, Rasulullah bersabda:

ู„ูŠุณ ุดูŠุก ุฃูƒุฑู… ุนู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู…ู† ุงู„ุฏุนุงุก

“ Tiada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah dari doa” ( HR. At Tirmidzi, kitab da’awat,no. 3370. Ibnu Majah, Bab ad Du’a, no. 3829, Ahmad, no. 8530, bersumber dari Abu Hurairah)


▶ Empat Tingkatan Hidayah Yang Allah Turunkan Kepada Manusia

Syekh Abu Zahrah menyebutkan dalam tafsirnya ada empat tingkatan hidayah  Allah kepada manusia.

1⃣ Tingkatan pertama, Allah mengisi jiwa dan hati manusia dengan kebenaran atau sejenisnya, sehingga hati manusia cenderung kepada kebenaran dan ketakwaan daripada keburukan, seperti firman Allah:

ูˆَู‡َุฏَูŠْู†َุงู‡ُ ุงู„ู†َّุฌْุฏَูŠْู†ِ

“Dan Kami menunjukkan kepadanya dua jalan ( kebaikan dan keburukan ) ( QS. Al Balad:10)

2⃣ Tingkatan kedua, menegakkan dalil dan alasan yang memihak kebenaran, agar terbuka jiwa dan akal, dengan ayat –ayat Allah atau dengan memperhatikan ciptaan Allah, langit, bumi dan seisinya.

Firman Allah:

(ุฃَูَู„َุง ูŠَู†ْุธُุฑُูˆู†َ ุฅِู„َู‰ ุงู„ْุฅِุจِู„ِ ูƒَูŠْูَ ุฎُู„ِู‚َุชْ (17) ูˆَุฅِู„َู‰ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูƒَูŠْูَ ุฑُูِุนَุชْ (18) ูˆَุฅِู„َู‰ ุงู„ْุฌِุจَุงู„ِ ูƒَูŠْูَ ู†ُุตِุจَุชْ (19) ูˆَุฅِู„َู‰ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูƒَูŠْูَ ุณُุทِุญَุช
“ Maka tidakkah mereka memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan (17) dan langit bagaimana ditinggikan (18) Dan Gunung-gunung bagaimana ditegakkan (19) Dan bumi bagaimana di hamparkan (19) ( QS. Al Ghasiyah: 17-19)

3⃣ Tingkatan ketiga, Allah mengutus para Rasul untuk membawa risalah kebenaran, memberikan kabar gembira dan member peringatan akan datangnya azab Allah kepada kaum yang membangkang  terhidap perintah Allah. Fungsi diutusnya  para Rasul Allah adalah untuk menunjukkan manusia kepada hidayah Allah, menyampaikan risalah agar manusia memiliki alasan yang kuat dan benar setelah para rasul tiada.

4⃣ Tingkatan keempat, Allah mengajarkan manusia melalui para duat ( para penyeru kebenaran),
 Melaui para da’i itulah manusia mendapatkan jalan untuk memperoleh hidayah Allah. ( Zahrat At Tafasir, Abu Zahrah, 1/67)

๐Ÿ’ข Pendapat Para Ulama Mengapa memohon hidayah dan istiqamah itu penting?

ุงู‡ْุฏِู†َุง ุงู„ุตِّุฑุงุทَ ุงู„ْู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…َ

Tunjukkanlah kami jalan yang lurus

Menurut Ibnu Katsir:

ูَุฅِู†َّ ุงู„ْุนَุจْุฏَ ู…ُูْุชَู‚ِุฑٌ ูِูŠ ูƒُู„ِّ ุณَุงุนَุฉٍ ูˆَุญَุงู„َุฉٍ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุชَุนَุงู„َู‰ ูِูŠ ุชَุซْุจِูŠุชِู‡ِ ุนَู„َู‰ ุงู„ْู‡ِุฏَุงูŠَุฉِ، ูˆَุฑُุณُูˆุฎِู‡ِ ูِูŠู‡َุง، ูˆَุชَุจَุตُّุฑِู‡ِ، ูˆَุงุฒْุฏِูŠَุงุฏِู‡ِ ู…ِู†ْู‡َุง، ูˆَุงุณْุชِู…ْุฑَุงุฑِู‡ِ ุนَู„َูŠْู‡َุง، ูَุฅِู†َّ ุงู„ْุนَุจْุฏَ ู„َุง ูŠَู…ْู„ِูƒُ ู„ِู†َูْุณِู‡ِ ู†َูْุนًุง ูˆَู„َุง ุถَุฑًّุง ุฅِู„َّุง ู…َุง ุดَุงุกَ ุงู„ู„َّู‡ُ، ูَุฃَุฑْุดَุฏَู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ุฅِู„َู‰ ุฃَู†ْ ูŠَุณْุฃَู„َู‡ُ ูِูŠ ูƒُู„ِّ ูˆَู‚ْุชٍ ุฃَู†ْ ูŠَู…ُุฏَّู‡ُ ุจِุงู„ْู…َุนُูˆู†َุฉِ ูˆَุงู„ุซَّุจَุงุชِ ูˆَุงู„ุชَّูˆْูِูŠู‚ِ، ูَุงู„ุณَّุนِูŠุฏُ ู…َู†ْ ูˆَูَّู‚َู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ู„ِุณُุคَุงู„ِู‡ِ؛ ูَุฅِู†َّู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ู‚َุฏْ ุชَูƒَูَّู„َ ุจِุฅِุฌَุงุจَุฉِ ุงู„ุฏَّุงุนِูŠ ุฅِุฐَุง ุฏَุนَุงู‡ُ، ูˆَู„َุง ุณِูŠَّู…َุง ุงู„ْู…ُุถْุทَุฑُّ ุงู„ْู…ُุญْุชَุงุฌُ ุงู„ْู…ُูْุชَู‚ِุฑُ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ุขู†َุงุกَ ุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุฃَุทْุฑَุงูَ ุงู„ู†َّู‡َุงุฑِ

“ Sungguh seorang hamba membutuhkan Allah dalam setiap saat dan keadaan,  untuk meneguhkan,  menetapkan, menambah dan berkesinambungan dalam hidayah, sungguh  seorang hamba tidaklah memiliki manfaat dan mudharat kecuali atas izin Allah. Dia menunjukkan agar hamba memohon kepadanya setiap saat agar memanjangkan pertolongan, keteguhan dan taufiq,  orang yang bahagia adalah orang yang direstui Allah atas permohonannya, karena Allah telah menanggung pengabulan doa orang yang meminta jika bermohon, apalagi jika hamba tersebut sdalam kondisi darurat, sangat membutuhkan siang dan malam (  Tafsir Ibnu Katsir, 1/139)

Menurut Al Qashimi:

Merupakan perintah Allah yang bersifat umum kepada manusia untuk memohon hidayah, hal tersebut terus kita lakukan meski sudah mendapat hidayah, tujuannya agar kita mendapat pahala atas doa-doa yang dilantunkan, karena doa adalah ibadah (Al Qasimi, Mahasin Ta’wil,1/234)

Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah:

ุฅู† ุงู„ุนุจุฏ ู…ูุชู‚ุฑ ุฅู„ู‰ ุฅุนุงู†ุฉ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‡ ููŠ ูƒู„ ุดูŠุก، ูˆุฃูˆู„ู‰ ู…ุง ูŠุนูŠู†ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุฅุฑุดุงุฏู‡ ุฅู„ู‰ ุงู„ุฏูŠู† ุงู„ุตุญูŠุญ، ูˆุงู„ุงุณุชู‚ุงู…ุฉ ุนู„ูŠู‡، ูˆุจุฐูƒุฑู‡ ุชุนุงู„ู‰ ูˆุฏุนุงุฆู‡ ูˆุงู„ุงูุชู‚ุงุฑ ุฅู„ูŠู‡ ูŠูŠุณุฑ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‡ ุงู„ู‡ุฏุงูŠุฉ ูˆูŠุฏู„ู‡ ุนู„ู‰ ุงู„ุตุฑุงุท ุงู„ู…ุณุชู‚ูŠู…

Sungguh hamba begitu membutuhkan pertolongan Allah dalam segala keadaan, yang paling utama adalah  pertolongan Allah agar menunjukkan jalan kepada agama yang benar, istiqamah, dengan mengingat Allah, berdoa dan merasa membutuhkan Allah akan memudahkan datangnya hidayah dan Dia akan menunjukkan jalan yang lurus”. ( Majmu’ Fatawa, 4/39)

Pendapat Asy Syahid Sayyid Qutub:

ูˆูู‚ู†ุง ุฅู„ู‰ ู…ุนุฑูุฉ ุงู„ุทุฑูŠู‚ ุงู„ู…ุณุชู‚ูŠู… ุงู„ูˆุงุตู„ ูˆูˆูู‚ู†ุง ู„ู„ุงุณุชู‚ุงู…ุฉ ุนู„ูŠู‡ ุจุนุฏ ู…ุนุฑูุชู‡.. ูุงู„ู…ุนุฑูุฉ ูˆุงู„ุงุณุชู‚ุงู…ุฉ ูƒู„ุชุงู‡ู…ุง ุซู…ุฑุฉ ู„ู‡ุฏุงูŠุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุนุงูŠุชู‡ ูˆุฑุญู…ุชู‡. ูˆุงู„ุชูˆุฌู‡ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ููŠ ู‡ุฐุง ุงู„ุฃู…ุฑ ู‡ูˆ ุซู…ุฑุฉ ุงู„ุงุนุชู‚ุงุฏ ุจุฃู†ู‡ ูˆุญุฏู‡ ุงู„ู…ุนูŠู†. ูˆู‡ุฐุง ุงู„ุฃู…ุฑ ู‡ูˆ ุฃุนุธู… ูˆุฃูˆู„ ู…ุง ูŠุทู„ุจ ุงู„ู…ุคู…ู† ู…ู† ุฑุจู‡ ุงู„ุนูˆู† ููŠู‡. ูุงู„ู‡ุฏุงูŠุฉ ุฅู„ู‰ ุงู„ุทุฑูŠู‚ ุงู„ู…ุณุชู‚ูŠู… ู‡ูŠ ุถู…ุงู† ุงู„ุณุนุงุฏุฉ ููŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆุงู„ุขุฎุฑุฉ ุนู† ูŠู‚ูŠู†.. ูˆู‡ูŠ ููŠ ุญู‚ูŠู‚ุชู‡ุง ู‡ุฏุงูŠุฉ ูุทุฑุฉ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุฅู„ู‰ ู†ุงู…ูˆุณ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ูŠู†ุณู‚ ุจูŠู† ุญุฑูƒุฉ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ูˆุญุฑูƒุฉ ุงู„ูˆุฌูˆุฏ ูƒู„ู‡ ููŠ ุงู„ุงุชุฌุงู‡ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

“Allah telah merestui kita dalam mengetahui jalan yang lurus yang bersambung, juga dalam istiqamah setelah kita mengetahui jalan tersebut. Ma’rifah dan istiqamah adalah dua hal yang merupakan buah dari hidayah Allah, Pemeliharaan dan Rahmat-Nya. Menghadap kepada Allah dalam hal ini merupakan buah dari I’tikad bahwa Allah adalah satu-satunya yang Maha Menolong.  Ini merupakan hal pertama dan utama yang diminta oleh seorang muslim  kepada Allah. Hidayah kepada jalan yang lurus merupakan jaminan kebenaran akan kebahagiaan dunia dan akherat, hakikatnya adalah petunjuk kesucian manusia kepada Dzat-Nya Allah, Dia yang Maha Mengatur setiap gerakan manusia dan gerakan semua makhluk menuju Allah, Rabb seluruh alam. ( Fi Dzilalil Qur’an, 1/26)

(Bersambung ....)

๐Ÿ“’๐Ÿ“”๐Ÿ““๐Ÿ“™๐Ÿ“˜๐Ÿ“—๐Ÿ“•

✏ Ust Fauzan Sugiono, Lc

๐ŸŒฟDipersembahkan GRUP WA MANTAP-MAJELIS NGAJI TAPOS, DEPOK๐ŸŒฟ

๐Ÿš Sebarkan! Raih pahala ..

0 komentar:

Posting Komentar