Dia adalah sahabat nabi sekaligus saudara sepupu Nabi seperti halnya Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu. Masuk islam dihari yang sama bersama istrinya diawal awal Nabi mengenalkan islam ke bangsa Quraish.
Beliau juga termasuk sahabat yang dikirim Nabi untuk berhijrah ke habasyah baik hijrah yang pertama maupun hijrah yang kedua.
Jafar bin Abi Thalib sangat terkenal dengan kecerdasaanya, salah satunya bukti dari kecerdasaannya adalah dengan dipilihnya ia menjadi duta politik islam mewakili para sahabat saat berbicara dihadapan raja habasyah ketika menghadapi pertemuan antara mereka dengan utusan utusan quraish yang dipimpin oleh amr bin ash di hadapan raja habasyah.
Dalam pertemuan yang seyogyanya diharapkan para utusan quraish bisa memantik amarah sang raja kepada para sahabat nabi, yang terjadi malah sebaliknya, sang raja makin bersimpati kepada para sahabat dan para utusan quraish harus pulang dengan tangan hampa yang diiringi rasa malu.
Salah satu kisah heroik Jafar bin Abi Thalib terkenang hingga sekarang adalah saat beliau diangkat menjadi panglima oleh Rasulullah dalam ekspidisi perang mut'ah melawan perang Romawi. Beliau satu dari 3 sahabat nabi yang menjadi pemimpin dalam perang itu selain Abdulah bin rawahah dan Zaid bin Haritsah. Peperangan dengan 3000 kekuatan kaum muslimin melawan 100.000 kekuatan Romawi. Dan akhirnya beliau menemui syahid di medan itu.
Beliau, Jafar bin Abi Thalib mendapat julukan sangat mulia yang disematkan Nabi kepadanya, yaitu bapaknya orang orang miskin - abu masakin, gelar yang diberikan karena kederwanannya kepada orang orang miskin.

0 komentar:
Posting Komentar