| Kajian Tafsir AL Qur'an |
TAFSIR SURAT AL MULK
( bag.14)
Hanya Allah Yang Maha Tahu Kapan
Datangnya Hari
Kiamat
Nash Ayat
وَيَقُولُونَ
مَتَى هَذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (25) قُلْ إِنَّمَا الْعِلْمُ
عِنْدَ اللَّهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُبِينٌ (26)
25-Dan mereka berkata,"Kapan (datangnya) janji itu, jika
kamu orang yang benar?" 26- Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya
ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya ada pada Allah. Dan aku hanyalah seorang
pemberi peringatan yang menjelaskan.
Tinjauan Bahasa
الوَعْدُ
Janji,
ancaman
العِلْمُ
ilmu
صَادِقين
Orang-orang
yang benar
نَذِيرٌ
Pemberi peringatan
Kandungan Ayat
وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا
الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (25)
“Dan mereka berkata: “Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah
orang-orang yang benar?” (QS. Al Mulk: 25)
Tak pernah lelah kaum musyrikin untuk ingkar kepada
ayat-ayat Allah dan kepada sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, meski
segala bukti nyata telah Allah kemukakan melalui mukjizat para nabi dan Rasul.
Namun mereka tetap saja membangkang perintah Allah subhanahu wata’ala.
Dalam ayat ini terbukti saat kaum musyrikin mengeluarkan
pernyataan berupa ejekan kepada Rasulullah seraya menantang, kapankah saat hari
kiamat dan kapankah peristiwa itu akan terjadi?
Seperti diungkapkan oleh Syekh Wahbah Az Zuhaili dalam tafsirnya:
Kapankah janji itu datang, jika kalian orang yang benar?
Saat kaum musyrikin berkata kepada nabi Muhammad dan kaum mukminin sebagai
bentuk ejekan.”Kapankah terjadi apa yang telah dijanjikan kepada kami tentang
hari kiamat, kebangkitan, azab akherat,
gempa bumi dan kehancuran dunia? Jika kalian Muhammad dan kaum mukmini benar
atas janji kalian.(Tafsir al Munir, 29/34)
Allah Ta’ala berfirman pada ayat 26:
قُلْ إِنَّمَا الْعِلْمُ عِنْدَ
اللَّهِ
“Katakanlah: “Sesungguhnya
ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah.”Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan ayat di atas, “Tidak ada yang mengetahui kapankah datangnya hari berbangkit kecuali Allah. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya mengabarkan pada kalian bahwasanya hari tersebut pasti datang, dan mustahil terelakkan. Maka bersiaplah dengan datangnya hari tersebut.”( Tafsir Ibnu Katsir, 14/78)
Tugas para Nabi bukanlah memberikan kepastian akan datangnya hari kiamat, akan tetapi mereka bertugas member peringatan dan menjelaskan ayat-ayat Allah kepada kaumnya.
وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ
مُبِينٌ
“Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang
menjelaskan.”Oleh Ustadz Fauzan Sugiyono Lc, M.Ag
0 komentar:
Posting Komentar