| Kajian Tafsir AL Qur'an |
TAFSIR SURAT AL MULK
( bag.15)
Adzab yang Dinantikan
Akhirnya Datang
Teks Ayat
فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُوا
وَقِيلَ هَذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَدَّعُونَ (27)
Maka ketika
mereka melihat azab ( pada hari kiamat) sudah dekat, wajah orang-orang kafir
itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang dahulu
kamu memintanya.”
Tinjauan
Bahasa
زُلْفَةً semakin dekat.
وُجُوهُ
Wajah-wajah
Kandungan Ayat
Ketika kiamat datang, orang-orang kafir pun menyaksikannya. Mereka akan melihat bahwa apa yang dulu pernah dijanjikan benar-benar akan terjadi. Kiamat pasti datang, walaupun dirasa masih lama waktunya. Ketika kiamat itu benar-benar terjadi, jadilah muram wajah-wajah mereka (orang-orang kafir). Mereka akan tahu bahwa di hari itu kejelekan akan menimpa mereka. ( Tafsir Ibnu Katsir, 8/182)
هَذَا
الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَدَّعُونَ
“Dan dikatakan (kepada
mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya”.
Selanjutnya Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengatakan kepada orang-orang musyrik yang menentang nikmat-nikmat Allah.
Imam An Nasafi menyebutkan dalam tafsirnya:
{سِيئَتْ وُجُوهُ الذين كَفَرُواْ}
أي ساءت رؤية الوعد وجوههم بأن علتها الكآبة والمساءة وغشيتها الفترة والسواد
Wajah-wajah kaum kafir muram ketika melihat janji Allah, karena kecemasan yang melingkupi mereka dalam kelemahan dan suram ( Tafsir An Nasafi,3/517)
قُلْ
أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَهْلَكَنِيَ اللَّهُ وَمَنْ مَعِيَ أَوْ رَحِمَنَا فَمَنْ
يُجِيرُ الْكَافِرِينَ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
“Katakanlah: “Terangkanlah
kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau
memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang
dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?”
(QS. Al Mulk: 28).Yang dapat melindungi mereka dari siksa yang pedih adalah dengan bertaubat dan kembali pada agama Allah yang benar. Namun ketika adzab tersebut sudah menghampiri mereka di hari kiamat kelak, tentu saja taubat tidak berguna, dan sesal tiada arti
0 komentar:
Posting Komentar